Foto Sampul: Yayasan Jatidiri Bandung · Koleksi Literatur Politik Banten
Tiga Pilar Kekuatan di Tanah Jawara: Ulasan Buku Politik Lokal @Banten Refleksi Demokrasi
Menelusuri dinamika demokrasi Banten dari masa Kesultanan hingga era reformasi. Pembacaan kritis peran ulama, jawara, dan pengusaha lokal, serta dikotomi kultural Banten Utara dan Banten Selatan.
Eksistensi partai politik di Provinsi Banten memiliki akar sejarah panjang yang sangat khas. Konstelasi perpolitikan lokal di wilayah ini tidak pernah bisa dilepaskan dari pengaruh tiga pilar utama masyarakat, yakni para ulama atau kiai, para jawara, serta para pengusaha lokal. Ketiga elemen sosial ini telah tumbuh berakar sejak zaman Kesultanan Banten berdiri, bertahan melewati masa kolonialisme, hingga terus menancapkan kepengaruhannya di era Indonesia merdeka.
Meskipun secara nasional peta partai politik di Indonesia terbagi dalam ideologi nasionalis sekuler dan agamis berbasis keislaman, realitas politik di Banten membuktikan bahwa figur ulama, jawara, dan pengusaha lokal tetap menjadi variabel penentu yang memegang peranan kunci di dalam tubuh partai politik.
Dikotomi Sosiologis Banten Utara dan Banten Selatan
Salah satu poin analisis yang sangat menarik dalam buku ini adalah pemetaan karakter sosiologis masyarakat Banten. Penulis menyoroti perbedaan tajam antara kawasan Banten Utara dan Banten Selatan dalam merespons dinamika pesta demokrasi.
Masyarakat Banten Utara dengan karakter kosmopolitan yang heterogen cenderung lebih dinamis dan mudah berubah dalam menentukan pilihan politik. Sebaliknya, Banten Selatan yang didominasi struktur masyarakat homogen tampil lebih statis, di mana pergeseran perolehan suara antar pemilu relatif tidak mengalami lonjakan yang signifikan.
Refleksi Indeks Demokrasi dan Penguatan Khasanah Politik
Penggambaran lanskap politik dalam buku ini dipertegas kembali melalui alat ukur kuantitatif berupa Indeks Demokrasi Indonesia. Kehadiran data ini memberikan landasan obyektif dalam menilai tingkat kebebasan sipil, hak politik, serta keberadaan lembaga demokrasi di Provinsi Banten.
Demokrasi di Tanah Jawara adalah cermin perpaduan antara tradisi sejarah dan modernitas politik. Memahami Banten berarti memahami bagaimana relasi kuasa lokal membentuk masa depan daerah.
-
Trilogi Power Banten: Peran historis jejaring ulama, jawara, dan pengusaha lokal sebagai simpul utama kekuasaan.
-
Analisis Geopolitik Daerah: Perbandingan pola perilaku pemilih antara kawasan industri Banten Utara dan agraris Banten Selatan.
-
Pengukuran Indeks Demokrasi: Refleksi empiris dinamika demokrasi Banten menggunakan kerangka kerja Indeks Demokrasi Indonesia.
-
Sumbangan Literatur: Menjadi rujukan penting bagi akademisi, mahasiswa, peneliti, serta praktisi kebijakan publik.
Identitas Ringkasan Data Buku
Berikut adalah spesifikasi teknis penerbitan buku Politik Lokal @Banten:
| Atribut Literatur | Keterangan Penerbitan |
|---|---|
| Judul Utama Buku | POLITIK LOKAL @BANTEN: Sebuah Refleksi Demokrasi |
| Penerbit Resmi | Yayasan Jatidiri Bandung |
| Cetakan & Waktu Terbit | Cetakan Pertama, Juli 2017 |
| Tebal & Ukuran Berkas | 234 Halaman | Ukuran 14 x 21 cm |
| Nomor ISBN | 978 602 61561 9 8 |
| Harga Patokan Beli | Rp 60.000 (Enam Puluh Ribu Rupiah) |
Kesimpulan
Buku POLITIK LOKAL @BANTEN: Sebuah Refleksi Demokrasi merupakan karya literatur yang sangat berharga dalam memperkaya khasanah kajian perpolitikan di Indonesia. Lewat penelusuran fakta historis dan realitas sosiologis, buku ini berhasil memotret potret perjalanan demokrasi di Banten secara utuh, jujur, dan mendalam.
Bagi siapa pun yang ingin memahami dialektika kekuasaan dan dinamika masyarakat Banten, buku ini merupakan bacaan wajib yang sangat direkomendasikan.
Reviewed by Massaputro Delly TP.
on
Rabu, Juli 12, 2017
Rating:
Tidak ada komentar: