Agenda Banten Backpacker bulan ini diisi dengan kegiatan penjelajahan berkonsep One Day Trip, yaitu mengarungi derasnya aliran Sungai Ciberang di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Selain untuk menikmati potensi wisata alam lokal di tanah Banten sendiri, ekspedisi ini sekaligus ditujukan sebagai sarana promosi destinasi wisata daerah kepada masyarakat luas.

Titik Kumpul & Perjalanan Menuju Rangkasbitung

Melalui koordinasi di jejaring sosial, berhasil terhimpun sebanyak 16 orang peserta yang berasal dari berbagai kota, mulai dari Jakarta, Tangerang, Cilegon, hingga Serang. Titik kumpul (meeting point) disepakati di depan minimarket Indomaret kawasan Patung Serang (Kota Serang Baru / Highland Residences) pada pukul 07.00 WIB.

Setelah saling menunggu dengan riaknya budaya "jam karet" khas Indonesia, rombongan akhirnya bertolak dari Serang sekitar pukul 08.00 WIB. Perjalanan mengandalkan 3 unit kendaraan roda empat—terdiri dari 2 mobil MPV dan 1 mobil sedan—yang cukup menampung seluruh anggota rombongan beserta perlengkapan pribadi.



Rute jalan yang dipilih melintasi jalur dalam, melewati kawasan Cipocok, Petir, Warunggunung, hingga Rangkasbitung, sebelum berlanjut langsung menuju arah Sungai Ciberang yang berjarak sekitar 38 kilometer dari pusat kota Rangkasbitung. Setelah menempuh perjalanan darat selama kurang lebih 2 jam, rombongan akhirnya tiba di pertigaan yang menjadi center point pendaftaran dan koordinasi rafting.

Persiapan Bersama Baduy Adventure Rafting

Dipandu langsung oleh tim profesional dari operator Baduy Adventure Rafting Ciberang, seluruh peserta beristirahat sejenak sembari menunggu persiapan teknis dan pengarahan keselamatan. Sekitar pukul 10.00 WIB lewat, peserta menaiki truk bak terbuka menuju lokasi start point pengarungan yang berjarak sekitar 10 km dari posko utama. Suasana menaiki truk terbuka terasa sangat meriah, menyatu dalam kehangatan berdesak-desakan di bawah terik matahari.






Atraksi dan momen tak terlupakan saat pengarungan jeram Ciberang

Tantangan Debit Air & Keseruan Pengarungan

Aksi pengarungan arung jeram oleh rombongan Banten Backpacker berlangsung sangat seru dan penuh dengan tawa. Kendati demikian, beberapa kendala teknis dialami sepanjang lintasan. Karena sudah beberapa hari wilayah tersebut tidak diguyur hujan, debit air Sungai Ciberang berkurang cukup signifikan.

Debit air yang relatif dangkal mempengaruhi tingkat kesulitan teknis, membuat perahu karet sering tersangkut di bebatuan sungai. Namun hal tersebut justru menambah bobot petualangan. Di tengah perjalanan, rombongan menyempatkan diri beristirahat sejenak untuk menikmati kesegaran es kelapa muda langsung dari buahnya—sebuah penyegaran sempurna di tengah terik matahari yang menyengat.


Relaksasi di Pemandian Air Panas & Penutup Ekspedisi

Tepat pukul 16.00 WIB, seluruh rangkaian pengarungan menyusuri Sungai Ciberang selesai dan rombongan tiba di titik garis akhir (finish point) dengan kesan yang sangat menakjubkan. Sebelum menikmati hidangan makan siang yang terlambat namun disantap dengan penuh lahap di posko panitia, peserta terlebih dahulu membersihkan diri di kolam pemandian air panas alami yang berlokasi tak jauh dari posko.

Air panas alami yang mengalir hangat menjadi terapi sempurna untuk melemaskan otot-otot yang tegang seusai mendayung, menutup rangkaian One Day Trip Banten Backpacker di Lebak dengan penuh kehangatan dan kenangan manis.

• • •
M
Massaputro Delly TP
Penjelajah mandiri, penggiat literasi outdoor, dan penulis perjalanan yang aktif membagikan panduan teknis, ulasan destinasi wisata alam, serta catatan eksplorasi di Indonesia.
Expedition Leader Travel Writer